2022

Dua ribu dua puluh dua — tahun yang sangat berkesan bagi gue. Banyak hal menarik terjadi di tahun ini, mulai dari selesai menjalani masa studi sarjana, bertemu temen – temen setelah sekian lama terpisah karena covid, dan yang paling seru yaitu saat gue mulai koas turun ke rumah sakit. Blog ini gue tulis sebagai kenang – kenangan sekaligus pengingat buat gue agar terus semangat dalam menjalani masa – masa koas yang semoga di tahun 2023 ini bisa selesai dengan lancar, Aamiin..

Wisuda

Yey setelah menyelesaikan berbagai sistem dan menyusun skripsi, akhirnya gue lulus sarjana di tahun 2022 kemarin. Banyak momen yang sudah gue dan teman – teman gue lewati selama perkuliahan di Jatinangor (sebenarnya lebih lama kuliah depan laptop, covid huhh!), dari bikin ppt untuk presentasi, ujian soca yang sangat menyeramkan, sidang proposal, ngambil data, sampai sidang artikel. Perjalanan tersebut ditutup dengan wisuda, dan kabar baiknya lagi, wisuda tersebut berlangsung secara luring. Wisuda ini merupakan momen saat gue bertemu lagi dengan teman – teman gue setelah hampir 2 tahun tidak bertatap muka karena covid. Semoga gue dan temen – temen gue diberi kesehatan dan kesempatan agar bisa merayakan momen ini lagi untuk yang kedua kalinya nanti, atau bahkan ketiga, keempat, kelima….

Koas

Di tahun 2022, setelah berkutit dengan teori yang ada di buku-buku tebal, yang beberapa diantaranya bisa jadi bantalan untuk tidur, akhirnya gue bisa merasakan aplikasi dari teori tersebut ke manusia. Ya, gue mulai koas yang artinya gue udah mulai pegang pasien. Rasa takut dikit-dikit ada lah dalam benak gue ketika dihadapi dengan factos bahwa gue harus ketemu pasien. Terlebih, stase pertama gue adalah obgyn yang which is stase mayor dan di rs tempat gue balajar, semuanya harus serba sendiri karena jumlah koas yang sedikit :(( Hal tersebut memang harus gue hadapi karena (semoga) hidup sehari-hari gue kedepannya tidak terlepas dari namanya pasien.

Minggu pertama gue koas, gue masih gugup dan kikuk banget ketika harus anamnesis dan meriksa pasien HAHAA. Kebiasaan gue saat itu yaitu sebelum follow up pasien, gue selalu bolak balik dulu di depan tirai bed pasien sambil mikir apa aja yang bakal gue omongin dan periksa ke pasiennya. Tapi seiring berjalannya waktu, gue bersyukur karena pelan – pelan dapat beradaptasi dengan kondisi tersebut. Selama beberapa bulan jadi koas, momen suka ataupun duka sudah pernah gue alami seperti kena marah dokter konsulen, menghadapi pasien yang plus, menderita penyakit anak koas (gastrointestinal problems), dan sebagainya. Namun hal tersebut terbayarkan dengan banyak hal menyenangkan yang mengisi keseharian gue selama koas, seperti makan-makan, nonton bareng, bermain, bermain, dan bermain.

Singkat aja untuk tulisan gue kali ini karena gue harus lanjut lagi menghapal New Ballard Score. Hahahaha.. Terima kasih 2022 :))

Bersambung ~